Home

Glow in the dark

E-mail Cetak PDF

Jika anda menginginkan desain kaos yang unik dan berbeda dengan design kaos-kaos yang telah ada di pasaran, anda bisa menggunakan teknik sablon glow in the dark. Dengan teknik sablon glow in the dark Anda bisa mendapatkan spesial efek dari teknik sablon jenis ini yaitu dapat menyala di tempat gelap.
Teknik sablon glow in the dark bisa diaplikasikan pada kaos warna hitam atau putih dengan bahan kain dari katun. Tapi disarankan anda menggunakan kaos warna hitam atau warna gelap untuk mencetak design kaos dengan teknik glow in the dark, karena design yang tercetak akan terlihat lebih cerah dan bercahaya. Kenapa teknik sablon ini disebut glow in the dark, sesuai dengan namanya bahwa teknik sablon ini menghasilkan sebuah design yang tercetak pada kaos terlihat bercahaya di ruangan gelap. Hal itu adalah salah satu kelebihan dari teknik sablon glow in the dark. Sesungguhnya kaos warna apapun bisa disablon menggunakan tinta glow in the dark selama diberi lapisan warna putih pada kaos sebagai background sebelum memberikan tinta glow in the dark pada saat proses penyablonan secara manual.

 

CONTOH SABLON GLOW 

Kekurangan dari penyablonan menggunakan glow in the dark adalah sablonan yang dihasilkan cat ini terasa tebal dan dalam pencucian sehari-hari harus lebih hati-hati. Proses sablon manual glow in the dark pada dasarnya sama saja dengan sablon manual menggunakan lainnya. Yang membedakan adalah penambahan pelapis tinta glow in the dark atau phosphorescent.
Tahapan dalam sablon manual glow in the dark sebagai berikut:

  1. Proses Design, proses ini adalah mewujudkan design yang kita inginkan dalam bentuk gambar/tulisan ke media yang nantinya bisa dicetak ke kaos atau sweater. Bisa berupa foto, gambar tangan, atau vector. Design dibuat dengan menggunakan software coreldraw atau adobe illustrator
  2. Proses pembuatan film sablon dari design yang telah dibuat pada tahap 1 diatas.
  3. Proses Stencil, memindahkan design yang tercetak di film ke screen sablon.
  4. Proses penyablonan, dalam proses penyablonan ini yang perlu diperhatikan adalah teknik sapuan rakel yang benar, karena ini akan mempengaruhi kualitas dari sablon yang dihasilkan. 
Ada dua tahapan dalam proses sablon glow in the dark
a.    Sablon dengan warna dasar
b.    Sablon dengan tinta/ pasta/ serbuk glow in the dark

Proses pengeringan, tipe tinta glow in the dark dari plastisol atau rubber memerlukan pengeringan yang cukup lama sehingga diperlukan proses pengeringan secara khusus menggunakan proses pemanasan.       

 

 
Kekurangan dari penyablonan menggunakan glow in the dark adalah sablonan yang
dihasilkan cat ini terasa tebal dan dalam pencucian sehari-hari harus lebih hati-hati. 

Proses sablon manual glow in the dark pada dasarnya sama saja dengan sablon manual menggunakan lainnya. Yang membedakan adalah penambahan pelapis tinta glow in the dark atau phosphorescent. 

Tahapan dalam sablon manual glow in the dark sebagai berikut:

1.          Proses Design, proses ini adalah mewujudkan design yang kita inginkan dalam bentuk gambar/tulisan ke media yang nantinya bisa dicetak ke kaos. Bisa berupa foto, gambar tangan, atau vector. Design dibuat dengan menggunakan software coreldraw atau adobe illustrator 

2.          Siapkan kaosnya. Tidak perlu membuat kaos sendiri, sekarang sudah banyak yang menjual kaos polos siap sablon dengan bahan cotton combed standar distro. Salah satunya adalah http://grosirkaospolos.com disini anda bisa pilih kaos polos sesuai dengan design anda. 

3.     Proses pembuatan film sablon dari design yang telah dibuat pada tahap 1 diatas.

4.     Proses Stencil, memindahkan design yang tercetak di film ke screen sablon.

5.     Proses penyablonan, dalam proses penyablonan ini yang perlu diperhatikan adalah teknik sapuan rakel yang benar, karena ini akan mempengaruhi kualitas dari sablon yang dihasilkan. Ada dua tahapan dalam proses sablon glow in the dark: 

a.         Sablon dengan warna dasar

b.         Sablon dengan tinta/ pasta/ serbuk glow in the dark

Proses pengeringan, tipe tinta glow in the dark dari plastisol atau rubber memerlukan pengeringan yang cukup lama sehingga diperlukan proses pengeringan secara khusus menggunakan proses pemanasan.