Home FAQ

TIPS

Standard Produk Digimazing

E-mail Cetak PDF

Seperti apa standard produk Digimazing yang harus Anda ketahui?

1. Bahan

 

Cara Cepat Menghilangkan Noda Pakaian

E-mail Cetak PDF

Menghilangkan noda yang spesifik pada pakaian memang agak susah. Apabila sudah dicuci menggunakan detergen biasa tetapi tidak mempan, tidak ada salahnya Anda mencoba cara dibawah ini untuk menghilangkan noda-noda tersebut. Berikut cara-caranya menghilangkan noda pakaian menurut jenis noda nya

1. Noda Oli
Oleskan mentega pada area pakaian yang terkena noda lalu diamkan selama 20-30 menit. Lalu lakukan proses pencucian seperti biasa namun dengan lebih banyak sabun. Ulangi proses tersebut jika noda belum hilang juga.


2. Noda Karat
Noda karat besi pada pakaian dapat dihilangkan dengan memakai Jeruk Nipis dan Garam. Campurkan garam ke air jeruk nipis sampai menjadi campuran yag agak kental. Semirkan ke titik-titik karat itu, kemudian gosok perlahan-lahan dan jemur di panas matahari. Jika masih belum hilang, ulangi beberapa kali hingga karat hilang.

3. Noda Darah
Oleskan emulsifier pada area pakaian yang terkena noda lalu rendam. Campurkan deterjen dan diamkan selama 30 menit, lalu lakukan proses pencucian seperti biasa. Proses perendaman menggunakan air panas (jika melalui proses spotting tidak dapat hilang). Ulangi proses tersebut jika noda belum hilang juga.

4. Noda Kelunturan
Pakaian yang terkena luntur (kelunturan) dengan pakaian luntur berbeda. Jika pakaian terkena luntur dari pakaian lain, segera rendam dengan deterjen dicampur dengan cuka selama +/- 45 menit. Lalu lakukan pencucian seperti biasa dan bilas dengan larutan asam.

5. Noda Deodorant
Gunakan spot remover pada area noda, jika noda menahun/lama/sulit hilang, campurkan sedikit larutan yang bersifat basa seperti larutan bleaching.

6. Noda Kopi/Saus/Kecap/Lipstick
Lap atau kerik bagian noda tersebut jika masih ada sisa kotorannya, gunakan spot remover pada bagian tersebut, lalu cuci seperti biasa.

7. Noda Tinta
Gunakan larutan cuka pada area noda, lakukan perulangan hingga noda berkurang dan hilang lalu cuci seperti biasa.

8. Noda Jamur
Menghilangkan noda jamur anda dapat menggunakan cairan bleaching jika warna dasar pakaian anda putih polos (dapat melalui proses spotting maupun perendaman dengan air panas), selain dapat menghilangkan noda jamur pada pakaian putih polos, Larutan bleaching juga berfungsi sebagai desinfektan untuk mematikan bakteri dan virus pada jamur tersebut.

Apabila noda jamur pada pakaian yang ada bukan berwarna putih polos, Anda dapat merendam pakaian yang terkena noda menggunakan air panas dicampur dengan detergen khusus, jika noda banyak dan menyeluruh, jika hanya spot-spot kecil, bisa melakukan melalui proses spotting menggunakan spot remover.

Demikian Cara Cepat Menghilangkan Noda Pakaian semoga bisa bermanfaat, dan terima kasih atas kunjungannya.

Terakhir Diperbaharui ( Selasa, 31 Maret 2015 20:57 )
 

Perbedaan Sablon Digital dan Sablon Manual

E-mail Cetak PDF

Bagi Anda yang akan memulai usaha sablon, disini akan kami jelaskan tentang perbedaansablon digital dengan sablon manual. Namun yang jelas keduanya memerlukan komputer untuk proses desainnya.

Proses pengerjaan sablon digital relatif lebih mudah, lebih cepat dan mampu produksi dengan kuantity yang sedikit dibandingkan dengan sablon manual. Peralatan yang diperlukanpun relatif lebih sedikit. Untuk memulai bisnis sablon digital, Anda hanya memerlukan printer yang telah dimodifikasi, sehingga dapat menampung tinta khusus, yaitu tinta sublim. Selain itu, Anda juga memerlukan alat press temperatur tinggi. Prosesnya sederhana, Anda tinggal membuat desain gambar seukuran A4 dikomputer, kemudian posisi gambar Anda balik, lalu tinggal cetak dengan menggunakan printer. Kertas yang digunakan untuk mencetak sebaiknya inkjet paper. Setelah dicetak, nyalakan mesin press sampai suhu sekitar 200 derajat. Lalu press kaos dengan kertas hasil cetakan tadi sekitar 30 detik, dan hopla, sablonan Anda sudah jadi. Yang perlu diperhatikan adalah, jika Anda mencetak dengan inkjet paper, maka kaos yang Anda pergunakan harus memilik campuran polister, tidak bisa kaos berbahan katun 100%. Namun jika Anda menggunakan transfer paper, gambar dapat dicetak ke kaos katun tersebut, dengan transfer paper menempel ke kaos. Hasil warna yang tercetak di kaos adalah full color, sesuai dengan warna yang ada di komputer, namun itu juga tergantung tinta sublim yang dipergunakan, apakah berkualitas atau tidak.

Untuk sablon manual, proses yang dipergunakan lebih rumit. Perlengkapannyapun lebih banyak, yaitu antara lain, printer laser, rakel, screen, alat pengering, dan meja sablon. Dan warna yang diperoleh tidak full color seperti sablon digital, jadi masing-masing warna membutuhkan cetakan printer laser sendiri-sendiri. Jadi prosesnya, dengan menggunakan komputer, Anda harus memisahkan tiap warna dari desain Anda. Setelah dipisahkan, warna tersebut harus diubah menjadi warna hitam dengan komputer Anda. Baru setelah itu dicetak dengan printer laser. Pencetakan dilakukan untuk tiap warna yang akan disablon. Setelah dicetak, Anda harus membuat screen dengan hasil cetakan tersebut. Kemudian screen disemprot dengan alat penyemprot, sehingga nantinya yang akan disablon ke kaos berlubang. Setelah screeen selesai (untuk semua warna), Anda mulai dapat menyablon ke permukaaan kaos dengan menggunakan screen yang sudah Anda buat. Caranya, screen Anda letakkan di atas kaos, lalu tuangkan pasta sesuai warna yang diinginkan ke atas screen. Dengan menggunakan rakel, tarik pasta tadi secara merata kepermukaan screen yang berlubang tadi, sehingga pasta tadi turun ke kaos. Lalu keringkan kaos, dan lakukan hal yang sama untuk warna yang lain (dengan screen yang lain). Jadi, memang cukup panjang proses membuat sablon secara manual.

Namun demikian mengapa para produsen kaos distro tetap menggunakan teknik sablon manual ? Karena kualitas sablon yang dihasilkan lebih bagus dari pada sablon digital, dan hasilnya lebih tahan lama. Selain itu, variasi sablon manualpun beragam, misalnya variasi warna emas, sablon timbul, plastisol, fosfor, dan lain sebagainya.

Semoga Bermanfaat

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 28 Maret 2013 15:32 )
 

Tips Untuk Merawat Kaos Sablon

E-mail Cetak PDF

Dalam merawat kaos kesayangan anda perlu diperhatikan beberapa Tips Merawat Kaos dan Sablon dibawah ini.

Kaos merupakan pakaian yang sangat sederhana dan nyaman untuk digunakan.  Bahkan kaos sudah menjadi identitas karakter dari si pemakai. Tapi banyak diantara kita yang tidak tahu cara merawat kaos agar awet (tahan lama) dan tetap nyaman dipakai. Perhatikan label keterangan yg terlampir pd hangtag/label kaos, biasanya terdapat simbol2 keterangan perawatan. Nah berikut tips merawat koleksi kaos kesayangan kita terutama dalam hal merawat gambar sablonnya :

1. Jangan merendam kaos terlalu lama

Sebaiknya merendam kaos tidak lebih dari 1 jam untuk kaos yang sudah lama, sedangkan kaos baru tidak boleh lebih dari 30 menit. Jika lebih, deterjen bisa menyebabkan sablon pada kaos akan cepat rusak dan membuat bahan mudah lapuk juga memudarkan warna bahan .

2. Pisahkan kaos saat dicuci
Pisahkan antara kaos yang berwarna kuat (seperti hitam, merah, biru, hijau, dll) dengan pakaian yang berwarna putih. Karena akan menyebabkan luntur. Pisahkan juga kaos yang sangat kotor dengan yang tidak begitu kotor, karena jika dicampur nanti hanya akan transfer kotoran saja. Dan sebaiknya pisahkan pakaian dewasa dengan pakaian balita, karena umumnya pakaian dewasa lebih kotor dari pakaian balita.

3. Jangan menyikat kaos
Saat mencuci kaos jangan menyikat terlalu keras, karena bisa merusak sablon pada kaos tersebut dan merusak serat pakaian kita sehingga menjadi berbulu. Juga hindari kucekan dan perasan yang terlalu kuat karena dapat merusak pori-pori baju.

4. Jemur kaos terbalik
Sinar matahari dapat mengakibatkan warna kaos dan sablon kaos memudar. Oleh karena itu sebelum menjemur kaos yang telah di cuci sebaiknya di balik terlebih dahulu agar sablon tidak langsung menghadap ke matahari.

5. Kaos Jangan digantung dengan hanger saat dijemur
Hindari menggantung dengan hanger pada saat menjemur pakaian dengan kondisi pakaian atau kaos dalam keadaan basah karena bagian leher kaos akan cepat melar akibat tidak kuat menahan beban air pada kaos yang basah. Hindari juga menggantung kaos pada tali/kawat jemuran karena dapat merusak tekstur kain yang halus.

6. Hindari pemutih untuk Kaos
Pemutih pakaian mengandung zat kimia yang sangat kuat, yang bisa menyebabkan sablon menjadi luntur dan terkelupas. Pemutih pakaian juga berpotensi membuat kaos jadi cepat tipis dan kasar. Walaupun kaos mahal atau dibeli di online store, itu bukan jaminan karena zat kimia tersebut bersifat merusak.

7. Hindari mencuci kaos dengan mesin cuci
Sebaiknya cuci kaos menggunakan tangan. Mesin cuci dapat membuat kaos menjadi melar, sablon cepat rusak, dan pori-pori kasar. Hal ini dikarenakan saat berputar kaos akan menerima beban tarik-ulur dan gesekan dengan kain lain disekitarnya.

8. Setrika kaos

Agar awet selalu setrika kaos setelah dicuci dan dijemur.  Juga pastikan kaos disetrika pada keadaan kering. Untuk kaos sablon berwarna selain putih, hindari menyetrika pada bagian sablon. Atur juga posisi panas setrika pada posisi sedang. Berikan penutup kain untuk menutupi permukaan sablon agar tdk terkena panas setrika secara langsung atau dapat juga membalik kaos pada saat menyetrika.

9. Menghilangkan noda di kaos
Jika kaos terkena noda, segera cuci pada bagian yang bernoda. Gunakan shampoo/detergen, oleskan pada bagian noda, gosok dengan halus dan bilas dengan air bersih hingga noda hilang.

10. Kaos Keren bukan untuk tidur
Agar kaos keren kesayangan Anda awet, jangan dipakai untuk tidur, karena keringat saat kita tidur bisa membuat kaos kita cepat kotor dibagian leher.  Selain itu, pressure pada kaos akan membuatnya cepat melar.

11. Pakailah kaos sesuai kebutuhan
Sebaiknya Koleksi Baju kaos kesayangan anda jangan terlalu sering digunakan. Oleh karena itu, miliki beberapa koleksi kaos agar frekuensi anda menggunakannya agak lama dan bergantian. Sehingga koleksi kaos anda selain banyak juga awet.

Semoga Bermanfaat

 

Spesifikasi Kaos Sablon Screen

E-mail Cetak PDF

STANDARD UKURAN KAOS SABLON SCREEN

PERHATIKAN UKURAN BAIK-BAIK  JANGAN SAMPAI SALAH ORDER

Berikut ini  adalah standar untuk ukuran kaos kami :
Lebar Kaos  : Diukur Dari Bawah Lengan kiri ke Kanan.
Panjang Kaos : Diukur Dari Ujung Atas Bahu Sampai Bawah Kaos.

Ukuran Kaos

Lebar

Panjang

XS

46 cm

67 cm

S

48 cm

69 cm

M

50 cm

71 cm

L

52 cm

73 cm

XL

54 cm

75 cm

XXL

56 cm

77 cm

Untuk size Cewek, masing-masing dikurangi 4cm (Lebar, Tinggi, Pinggang)

WARNA KAOS YANG TERSEDIA

Untuk Informasi Kesediaan WARNA dan UKURAN kaos, silahkan kirim sms ke 081394 101030 (only sms)

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 15 Maret 2012 15:59 )